Penyesalan (1)
andaisaja sewaktu dulu aku nurut apa kata orang tua
andaisaja sewaktu dulu aku bisa mengatur diriku dengan cerdas
andaisaja sewaktu dulu aku tidak terlalu mengikuti hawa nafsuku
andaisaja sewaktu dulu aku tak gegabah
mungkin aku tak akan menjadi seperti ini sekarang
andaisaja sewaktu dulu aku jarang pulang ketika berada di tanah seberang
andaisaja sewaktu dulu aku rajin menabung tatkala otak sedang bingung
andaisaja sewaktu dulu aku segera mengawali untuk kuliah dengan segera
mungkin aku sudah mempunyai wujud nyata dari hasil kerja dan kuliahku ? insya Allah
dan lagi-lagi andaisaja andaisaja!
kenapa sebuah penyesalan selalu datang belakangan ?
kenapa mereka tak pernah datang ketika aku ingin melakukan sesuatu dan memberitahu “kalau kamu melakukan ini, kamu akan menyesal”
dan mungkin mereka sudah memberikan tanda-tanda, namun aku saja yang tak peka karena ego lebih besar dari otak sadar
bukan penyesalannya yang salah, akulah yang salah karena mengabaikan tanda-tanda tersebut
ahh lupakan-lupakan!
go ahead!
penyesalan hanya akan membuat kita pesimis menatap masa depan
jadikan penyesalan sebuah pelajaran berharga saat ini untuk melangkah jauh menuju masa depan
yang terpenting sekarang adalah berbuat terbaik dari pilihan-pilihan baik yang ada
manusia berusaha dan berdoa, namun Tuhan yang menentukan
yesterday is a history tomorrow is a mystery but today is a gift that is why it is called present!
jadikan hari esok adalah benar-benar hadiah dariNya
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.





koen curhat ta iki??
hahahahaha
dungarennn
wkwkwkwkw…..
hahhahhahaha …..
iyo turrr ….
….
curhat dan sedikit memotivasi diri
makanya ndang tobat mbezz…. hehe..
meskipun kamu memenuhi semua perandaian di atas, bukan berarti kamu bisa menjadi manusia yang lebih baik dari kamu yang sekarang,
kamu yang sekarang ini terbentuk karena kamu tidak memenuhi semua perandaian di atas, dan insya allah kamu yang sekarang inilah wujud yang terbaik dari jika kamu menjadi bentuk-bentuk kamu yang lain,
syukuri dan keep improve yourself, learn from mistakes, and repeat the success.
dan sesungguhnya Allah tidak memberi cobaan diluar kemampuan hamba-hambaNya.